Postingan

Menampilkan postingan dengan label Writing Challenge

#10DaysKF Hari ke-5: If This Was a Movie

Gambar
Tulis tiga film yang paling berkesan buatmu dan jelaskan kenapa berkesan Sumber gambar: IMDB Ngomong-ngomong, walaupun aku suka sekali tema hari ini, si Momon #KampusFiksi itu harus tetap disiram kuah soto panas lalu ditabokin ramai-ramai. Kenapa film yang diminta cuma tiga biji, Mon? Harusnya minimal sepuluh biar seru! Tapi, ya, sudahlah. Menghadapi jones memang kudu banyak-banyak mengurut dada teman sebelah . Bagaiamana sebuah film bisa dianggap bagus? Sederhana saja menurutku. Film yang bagus adalah film yang meskipun ditonton berulang-ulang, tetap tidak akan membuatmu bosan. Bahkan setiap ditonton kembali, kamu seakan menemukan hal yang sama sekali baru dari film itu yang sebelumnya luput begitu saja dari perhatianmu. Kamu pun mendapatkan kesan mendalam yang akan sangat sulit untuk disingkirkan dari memori dan perasaan. Bahkan akan muncul gegebu kerinduan untuk menonton ulang ketika suatu hari kamu merasa dunia ini sudah sangat membosankan dan kamu ingin melarikan diri d...

#10DaysKF Hari ke-4: Dia

Gambar
Coba ceritakan bagaimana pertemuan pertamamu dengan si dia   Sumber gambar: Instagram/Maudy Ayunda Terus terang, aku bingung. Tentang apa dan siapa yang harus kuceritakan di hari keempat ini. Kupikir tadinya temanya enteng banget, cuma disuruh menceritakan pertemuan pertamamu dengan si dia. Makin terkesan mudah karena kamu nggak perlu menyebutkan nama. Kalaupun ingin, barangkali cukup dengan 'sebut saja Bunga'. Kemudian, begitu sepuluh jariku sudah mengambil ancang-ancang di atas keyboard laptop, sudah pula kuputar satu playlist One OK Rock dengan mode 'repeat all' , sudah nyiapin camilan, pengaturan hape kusetel pula ke 'airplane mode' buat jaga-jaga kalau-kalau ada telepon nyasar dari agen MLM , kusiapkan kepalaku dengan memori-memori lama, eh ... tiba-tiba saja aku nge-blank. Si dia yang mana yang akan kuceritakan??!

#10DaysKF Hari ke-3: Buku Menu Keinginan

Gambar
Sebutkan lima hal yang ingin kamu capai di tahun ini Sumber gambar: Instagram/Maudy Ayunda WISUDA SARJANA!   Jelas itu jawaban otomatis yang akan terlontar dariku kalau kamu bertanya soal keinginan-keinginan. Apakah kamu menanyakannya sambil tertawa, sambil makan, sambil mengenang masa lalumu yang hitam legam penuh noda dan berdarah-darah itu, sambil menghadiahiku tatapan iba, atau bahkan bertanya tanpa sengaja, sebagai basa-basi pembuka obrolan belaka misalnya ketika bertemu denganku setelah tidak saling berkomunikasi sekian lama, jawabanku akan tetap sama. Lulus kuliah adalah prioritas teratas dalam rencana-rencanaku saat ini. Di 2017 ini, sebelum aku berulang tahun yang ke sekian puluh sekian, aku sudah harus memiliki gelar sarjana. Jadi, kalau nanti kamu mau mengirimiku kartu ucapan selamat ulang tahun, bisalah kamu bubuhkan gelar kehormatan itu di belakang nama lengkapku: Happy birthday, Mr. Jumaiko Ahmadi, S.Psi. Aih, membayangkannya saja, sudah kembang kempi...

#10DaysKF Hari ke-2: Histeria Manusia Jomblo

Gambar
Sebutkan tiga hal yang kemungkinan besar akan membuatmu histeris! Sumber gambar: Hyperallergic Sebentar, aku sejenak berpikir. Apa sebenarnya maksud dan misi tersembunyi si Momon #KampusFiksi dengan merumuskan daftar pertanyaan semacam ini untuk event #10DaysWritingChallenge yang diadakannya? Rasanya seperti sedang diinterogasi oleh calon mertua, dengan deretan pertanyaan ala ala psikotes begitu dalam rangka sayembara rahasia menjaring calon menantu. Selain melamar jadi menantu, kamu juga sedang melamar kerja, yang bila gagal salah satu kelar sudah hidupmu? Atau jangan-jangan, kamu yang sebenarnya sedang nyari jodoh, Mon? Saking bosannya menolak peluang kerja di mana-mana? Kalau iya, aku mundur, aku nggak mau ikut terpedaya oleh tipu daya syaiton si Momon yang jomblo menahun macam dirimu, takut tertular! Kecuali kalau kamu punya adik cewek kayak Maudy Ayunda, nggak apa-apa aku tetap lanjut. Piye, Mon Momon? Halo, Mon? Woi, bajigur! Awan-awan malah Turu!

#10DaysKF Hari ke-1: Menjinakkan Ekspektasi

Gambar
Bagaimana tipe kekasih yang kamu dambakan? Sumber gambar: instagram +Maudy Ayunda   Pertanyaan semacam ini sebelas dua belas dengan 'apa cita-citamu kalau sudah besar nanti?'. Sebab, jawabannya akan sangat spekulatif, over-expectation, ngawang-ngawangan, kalau tidak ingin dianggap sebagai khayalan yang terlampau tidak tahu diri. Aku misalnya, sejak usia lima tahun, setiap ditanyai tetangga mau jadi apa bila sudah besar nanti, sigap mulut mungilku menjawab: jadi dokter. Sekarang, dua puluh tahun kemudian, eksistensi terhebat yang berhasil kugapai sejauh ini masih berkisar pada satu keadaan yang membosankan ini: mahasiswa injury time yang masih sibuk bolak-balik bimbingan skripsi ke kampus agar segera menjadi manusia sarjana, sementara mantan-mantanku semasa SMA sudah kawin semua dan beranak berkali-kali (mantanmu-mantanmu kucingkah?) . Bukan sarjana kedokteran, tentunya, sebagaimana yang kucita-citakan sedari balita. Ya, walaupun bisa juga aku berkilah ke orang-orang ...