Postingan

Menampilkan postingan dengan label Uneg-Uneg

Titik Tolak dan Titik Balik

Gambar
Untuk apa Tuhan menciptakan jalan kehidupan seorang hamba yang berbelok-belok tajam? Tentu bukan untuk sebuah kesia-siaan. Bahasa syari'atnya mengatakan, "Selalu ada hikmah di balik segala kejadian". Sesederhana itu yang kupercayai dan yakini, setiap kali roda kehidupanku mulai menggelinding menuju turunan tajam yang bikin sesaknya dada dan susah terpejamnya mata di malam gulita. Meskipun aku bukan muslim sesempurna akhy-akhy idamanmu, namun jauh di lubuk jiwaku, aku percaya Tuhan tak akan menelantarkanku remuk dalam cerita perjalanan yang tak kuasa kuampu.

Mencari Ujung yang Tak Kunjung Usai

Aku selalu berada dalam pusaran pertanyaan-pertanyaan seperti ini:  Di mana aku tiga puluh tahun dari sekarang?  Apa yang sedang kuperjuangkan? Mengapa aku merasa terlalu lelah untuk melakukan apapun, meskipun itu, sekadar melangkahkan kaki keluar dari kediamanku untuk membujuk perut yang sudah semakin berisik?

Curhatan Galau Mahasiswa Tua

Untuk ukuran seorang mahasiswa strata satu berusia seperempat abad sepertiku yang belum kunjung lulus, sementara teman-teman seangkatan yang lebih tepat kupanggil 'adik-adik' sudah wisuda duluan, rasanya seperti menenggak kopi dingin tanpa gula dicampur jus pare. Pahit. Pahitnya pekat di kerongkongan. Menjalar ke sekujur badan. Bikin tubuh kejang-kejang dan mulut berbusa-busa. Ternyata kopinya nggak sengaja ketumpahan racun tikus. Ah, nggak lucu.

Masih Banyak Orang Baik di Indonesia Ini

Beberapa hari yang lalu aku nge-share selebaran kehilangan yang aku dapatin dari seorang teman di grup komunitas EH Malang. Niatnya muluk, biar berita kehilangan itu cepat menyebar, dengan demikian semakin besar peluang barang tersebut kembali pada pemiliknya. Ya, walaupun sampai detik ini aku sama sekali belum mendapatkan informasi apakah si korban sudah menemukan kembali barang-barangnya yang hilang.

Pizza Empat Potong

Gambar
Sumber gambar: uncletonysnypizza.com Apa yang akan kulakukan ketika berusia 60 tahun? Pertanyaan itu sering sekali terbersit dalam setiap kesempatan. Ketika sedang di bus kota dari Malang menuju Surabaya sepanjang tol, ketika sedang duduk-duduk sore hari di pinggir telaga Ngipik, ketika sedang menyuap nasi krawu di warung Bu Tiban yang legendaris itu, ketika menghitung-hitung jumlah hari magang yang tersisa di daftar hadir, atau bahkan ketika sedang di toilet bila BAB-ku tidak lancar. Pertanyaan itu bermuara pada sebuah kesimpulan tentang keadaanku saat ini yang cukup menohok: AKU BELUM MENJADI SIAPA-SIAPA!

Semacam Normalisasi Otak, Mungkin?

Gambar
Apa kabar kamu? Udah lama banget nih nggak nge-blog ( Sok sibuk ). Walaupun begitu, hidup harus terus berlanjut, kita harus terus menulis, Kawan ( cieleh) . Mari, mari, ayo corat-coret lagi, cukup mati surinya, hampir setengah tahun, ayo bangkit merah putih untuk Indonesia lebih baik ( apa sih? ). Parah memang, ckck.