Postingan

Menampilkan postingan dengan label Keluh

Memikirkan 1910 Cara Kematian

Hai, Oktober. Kamu datang lagi, ya. Terlalu cepat, kurasa. Belum beberapa kejap kakiku berjalan-jalan di sudut-sudut September yang kering, berdebu dan sunyi, tahu-tahu kau telah berdiri di sini, di hadapanku, merentangkan tanganmu lebar-lebar, menatapku dengan bola mata beningmu yang dapat kuselami kedalamannya yang sarat ingatan-ingatan; menerbitkan kelu di sekujur tubuhku yang masih belum sepenuhnya pulih dari sesuatu yang aku sendiri tidak tahu harus menamainya apa. Luka? Mana ada luka yang tak sembuh bertahun-tahun lamanya? Cemen sekali kalau aku harus takluk oleh hal-hal dramatis seperti itu. Yekan?

Tatkala Mata dan Hati Letih Mencari Cara untuk Dapat Lelap dalam Deru Malam yang Bising oleh Ingatan-ingatan

Gambar
pixabay.com Apa yang kupikirkan saat ini? Banyak. Aku terbiasa memikirkan banyak. Banyak sekali, hal-hal yang tak bisa kupilah dan kupilih pentingkah atau tidak aku memikirkannya, atau, berugunakah ia kupikirkan atau justru sia-sia, atau, ke mana ujung dari pikiran-pikiran itu akan mengacu.  Banyak yang kupikirkan, banyak sekali, sampai-sampai sukar rasanya aku menghela napas, sulit nian meningkahi pikiran-pikiran itu, berdamai sejenak, semalam saja, agar aku bisa menambatkan tubuh yang lusuh ini pada dinginnya malam, agar mampu kurebahkan denyar di dada dengan sedikit memejamkan mata dan memberi kuasa kepada mimpi untuk mengambil alih nyawa yang tersisa di raga. Apa yang kupikirkan saat ini?